Salam
pembaca, Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan, kita mendapat tugas
untuk menjadi pemimpin dan hamba bagiNya. Apa tugas sebagai seorang
hamba?
Tentu saja menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang, sebagai pemimpin bagi alam semesta ini adalah bahwa kita, manusia, bertugas merawat, memanfaatkan dan melestarikan alam ini dengan sebaik-baiknya.
Tentu saja menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang, sebagai pemimpin bagi alam semesta ini adalah bahwa kita, manusia, bertugas merawat, memanfaatkan dan melestarikan alam ini dengan sebaik-baiknya.
ketika
dalam proses penciptaannya, ada kekhawatiran "Apakah manusia tidak akan
membuat kerusakan di muka bumi nantinya? Pertanyaan itu terjawab oleh
Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan tegas bahwa apa yang Tuhan inginkan, semua
makhluk tidak ada yang mengetahuinya. Manusia mendapatkan kepercayaan
untuk memakmurkan alam semesta dari Tuhan. Nah, jika dibandingkan dengan
makhluk lain, selain kita menjadi kepercayaan Tuhan, kita juga
mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki makhluk lain. Apa sajakah itu?
Awal
mula adanya manusia di bumi ini adalah tercipta dari tanah. Walaupun
tanah adalah benda kotor yang ada dibawah, tetapi dibalik kondisi itu
manusia dibekali akal pikiran dan makhluk lain tidak. Dengan akal
pikiran inilah manusia dapat membedakan mana yang terbaik dari setiap
perbuatan yang dilakukan, sehingga mampu memberikan manfaat yang banyak.
Hal inilah yang menjadi keunggulan manusia. itu salah satunya. Adakah
yang lain?
Sejak
dalam kandungan kita manusia sudah unggul, keunggulannya terlihat dari
beribu-ribu makhluk yang berlomba, kitalah yang dapat membuahi sel
telur. Ya.. dari ribuan itu kitalah yang unggul, yang berkualitas
dibanding yang lain.
Pembaca
sekalian, mahkota dari segala Ciptaan Tuhan itulah sejatinya manusia,
makhluk terbaik yang pernah diciptakan. Lantas apa yang telah
dikaruniakan kepada manusia dan apa rahasia keunggulannya sebenarnya?
Padahal kalau dilihat secara fisik, makhluk lain banyak sekali yang bisa
mengalahkan manusia. Kuda misalnya, kuda lebih cepat dan tangguh dari
manusia, burung bisa terbang, pohon kelapa lebih tinggi, dan ikan yang
bisa bernafas didalam air. Namun manusia bisa mengungguli segala makhluk
lainnya. Apa rahasianya?
Rahasia
keunggulan manusia diatas segala makhluk amatlah sederhana. Rahasia itu
ada pada kemampuannya untuk cerdik dan tulus. Manusia berkemampuan
untuk tulus karena dikaruniai budi, namun bukan hal ini yang membuat
manusia unggul saya kira. Banyak kok hewan lain yang lebih berbudi
daripada manusia, kenapa saya bilang begitu. Ada banyak cerita tentang
hal ini.
Manusia
berkemampuan untuk cerdik karena dikaruniai akal. Namun bukan ini yang
membuat manusia unggul, karena akal juga dimiliki oleh hewan dalam
kadar tertentu. Bahkan pada tumbuh-tumbuhan. Mungkin pembaca pernah
membaca atau melihat beberapa tumbuhan yang mekanannya adalah serangga
atau hewan lain. Tumbuh-tumbuhan seperti ini biasanya mempunyai teknik
yang jitu untuk menjebak dan melahap mangsanya.
Pada
umumnya orang tidak menyebutnya sebagai akal, tapi intuisi. Ada
penelitian yang menyebutkan bahwa otak burung mirip dengan otak manusia.
Saya tidak sendirian untuk menyebut intuisi sebagai akal dalam kadar
tertentu. Menarik sekali bahwa ketika buku "Awaking The Excellent Habit"
yang menyatakan bahwa intuisi itu adalah suatu pemikiran. Penelitian
mutakhir menunjukkan bahwa otak manusia mirip dengan otak burung. Burung
bisa menggunakan alat, bisa membangun sarang yang hebat, bisa belajar
meniru suara disekitarnya, dan bisa menghitung. Beberapa burung juga
memiliki kemampuan kognitif yang lebih kompleks daripada mamalia.
Wilayah yang dianggap primitif pada otak burung, yang sebagian besar
terdiri dari basal ganglia dan mengontrol perilaku instingtif, itu
ternyata merupakan pusat pemrosesan seperti otak mamalia.
Lalu apa yang membuat manusia lebih unggul? Yang membuat manusia lebih unggul adalah kemampuannya untuk mendaya gunakan akal dan budinya sekaligus. Bukan cuma salah satunya, tetapi keduanya. Bukan cuma sekedar memilikinya, tetapi mendayagunakan keduanya sekaligus. Cerdik bagai ular dan tulus seperti merpati. Rahasianya ada pada kata memadukan dan mensinergikannya. kemampuan itulah yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan lainnya.
Lalu apa yang membuat manusia lebih unggul? Yang membuat manusia lebih unggul adalah kemampuannya untuk mendaya gunakan akal dan budinya sekaligus. Bukan cuma salah satunya, tetapi keduanya. Bukan cuma sekedar memilikinya, tetapi mendayagunakan keduanya sekaligus. Cerdik bagai ular dan tulus seperti merpati. Rahasianya ada pada kata memadukan dan mensinergikannya. kemampuan itulah yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan lainnya.


0 komentar:
Posting Komentar